Sabtu, 21 April 2012

~Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan~

 ~Definisi Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan*~

Didalam kehidupan kita pastilah kita mengenal tentang apa yang dimagsud dengan penduduk, masyarakat dan kebudayaan. Ketiga hal tersebut pastilah salaing berkaitan karena memiliki kepentingan yang sangat penting. Penduduk ialah suatu kumpulan dari manusia yang bermukim di suatu tempat dan memiliki kewenangan untuk mengatur kehidupannya sendiri sedangkan masyarakat merupakan sekelompok orang yang membentuk suatu sistem yang semi tertutup ataupun semi terbuka, yang mana interaksi sebagian besar adalah antara perorangan yang berada di dalam kelompok masyarakat tersebut, dalam masyarakat yang bai setidaknya memiliki empat ciri utama:
1.       Mempunyai sistem tindakan utama
2.      Mempunyai rasa setia pada system yang mereka sepakati bersama
3.      Mampu bertahan hidup lama dalam menjalin hubungan dengan individu yang lain
4.      Mampu melakukan regenerasi dengan sesame anggotanya atau melakukan reproduksi.
Kebudayaan merupakan sebuah tradisi yang secara turun temurun di yg wariskan dan juga  cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi, budaya juga dapat berbentuk seni, bahasa, kebiasaan, agama, peraturan, tradisi dan lain-lain.
Setiap Negara mempunyai masalah di bidang kependudukan. Masalah kependudukan yang dihadapi suatu negara berbeda dengan negara yang dihadapi negara lain.
Sebagai negara yang sedang berkembang Indonesia memiliki masalah-masalah kependudukan yang cukup serius dan harus segera diatasi.

~Masalah-masalah kependudukan di Indonesia yaitu:*~
1. Jumlah penduduk besar.
2. Pertumbuhan penduduk cepat.
3. Persebaran penduduk tidak merata.
4. Banyaknya pengangguran.
            Jumlah penduduk yang banyak otomatis memerlukan lapangan pekerjaan yang banyak, sedangkan di Indonesia lapangan pekerjaan terbatas sehingga menimbulkan banyaknya pengangguran di mana-mana. Untuk mengatasinya pemerintah harus bekerja sama dengan pihak swasta untuk menyediakan lapangan pekerjaan sehingga dapat mengurangi masalah pengangguran di Indonesia.

Jumat, 20 April 2012

TENTANG ILMU SOSIAL DASAR


Sebagai mana telah kita ketahui bahwa yang Ilmu Sosial Dasar merupakan awal mula dari konsep permasalahan sosial yang telah banyak kita pelajari, Ilmu Sosial Dasar tidak lepas dari apa yang dimagsud dengan kesosialan yaitu  suatu ideologi pokok yang memiliki perinsip-prinsip pemikiran umum yang memiliki suatu pandangan pada keadaan-keadaan umum yang mempunyai kehidupan luas di dalam masyarakat. Tidak hanya permasalahan tentang sosial saja yang patut kita ketahui tetapi juga ilmu tentang kemandirian, tentang bagaimana kita cara menerapkan ilmu sosial dasar tersebut kedalam kehidupan sehari-hari kita.
Bentuk tunggal ilmu sosial menunjukan sebuah komunitas dan pendekatan yang saat ini hanya di klaim oleh beberapa orang saja, sedangkan bentuk jamaknya, ilmu-ilmu sosial, mungkin istilah tersebut merupakan bentik yang lebih tepat. Ilmu-ilmu sosial mencakup sosiologi, antropologi, psikologi, ekonomi, geografisosial, politik, bahkan sejarah.
Ilmu Sosial Dasar juga mempunyai landasan-landasan dan batasan-bataan yang tentu memiliki aturan dan norma-norma, berikut ini sebagai bagian-bagian dari hal tersebut:
* Dapat dijadikan sebagai landasan hidup untuk individu agar dapat besosialisasi dengan lingkungan dan menjadikan pedoman sosialisasi.
* Sebagai aturan-aturan kita dalam memilih pergaulan dan kesetaraan hidup.
* Untuk mengetahui bagaimana peranan kita dalam memberikan kontribusi dalam kehidupan bersosialisasi di lingkungan masyarakat luas.
* Menjadikan individu mengerti bahwa kehidupan sosial ini sangat penting bagi jalan hidup seorang individu.
Berikut merupakan pendapat dari seorang Bung Hatta yang telah di kutip mengenai ilmu sosial :
   1.Sebagai critical discourse ( wacana kritis ) artinya pada kajian ini membahas tentang adanya yang kebasahannya tergantung pada kesetiaan pada persyaratan sistem rasionalitas yang kritis dan pada konvensi akademis yang berlaku.
  2.Sebagai academic interprise memiliki pengertian “ bagimana mestinya “.
   3.Sebagai applied science artinya bahwa dalm ilmu sosial itu di perlukan untuk mendapatkan atau mencapai hal-hal yang praktis dan berguna entah untuk mewujudkan sesuatu yang di cita-citakan. Contohnya kemakmuran maupun mengurangi atau meniadakan sesutu yang tidak di inginka contohnya kemiskinan.

Template by:

Free Blog Templates