"EVOLUSI ARSITEKTUR KOMPUTER"
1. Perspektif
Historis
Jika dilihat dari segi Historis atau
Sejarahnya tediri dari :
v
Komputer Mekanik Dan Elektronik :
Komputer mekanik transmisinya tidak praktis dan tidak dapat
diandalkan sedangkan Komputer Elektronik transmisinya dibantu dengan arus
listrik dengan kecepatan cahaya.
v
Perkembangan Komputer Elektronik :
Tahun 1906 tabung vakum triode ditemukan oleh Lee de Forest.
v
Lima generasi komputer :
Generasi 1 = 1940 - 1956 menggunakan relay dan tabung vakum.
Generasi 2 = 1956 - 1963 menggunakan dioda dan transistor.
Generasi 3 = 1964 - 1971 menggunakan Intergrated Circuit (SSI/MSI).
Generasi 4 = 1971 - sekarang menggunakan mikroprosesor (LSI/VLSI)
Generasi 5 = sekarang - masa depan menggunakan kecerdasan buatan.
v
Generasi 1 (1940 - 1956)
Kelebihan :
Menimbulkan suhu panas yang tinggi.
Membutuhkan tempat yg sangat luas.
Informasi bahasa mesin disimpan dalam magnetic drum.
Kekurangan :
Operasi Kontrol I/O tidak efisien.
Skema modifikasi pengamatan tidak efisien.
Tidak ada fasilitas linking program.
v
Generasi 2 (1956 - 1963)
Menggunakan transistor.
Magnetic core sebagai tempat penyimpanan internal.
I/O lebih cepat (berorientasi pita)
- Generasi 3 (1964 - 1971)
Menggunakan Intergrated Circuit.
Munculnya komputer mini.
Tersedianya perangkat lunak untuk mengontrol I/O
v
Generasi 4 (1971 - sekarang )
Menggunakan Mikroprosessor.
Kecanggihan peraltan I/O meningkat.
Kapasita penyimpanan lebih besar dari 3 MB.
v
Generasi 5 (sekarang - masadepan)
Intelegensi buatan dasar.
Pemanfaatan pengenalan pola.
Implementasi mekanisme dasar untuk mengambil dan mengatur dasar pengetahuan.
2. Klasifikasi Arsitektur Komputer
Terbagi menjadi dua bagian yaitu Mesin von Neumann dan Mesin
non-von Neumann.
v
Syarat Mesin von Neumann :
Mempunyai 3 subsistem hardware dasar seperti CPU, memori utama, dan
Sistem I/O.
Menjalankan nstruksi secara berurutan.
v
Syarat Mesin non-von Neumann :
Single Instruction Stream, Single Data Stream (SISD)
Multiple Instruction Stream, Multiple Data Stream (MISD)
3. Kualitas Arsitektur Komputer
v
Generalitas : Jangkauan aplikasi yang cocok
dengan arsitektur.
v
Daya Terap : Pemanfaatan arsitektur untuk penggunaan
yang telah direncanakan.
v
Efesiensi : Rata - rata jumlah hardware yang
selalu sibuk dalam penggunaan normal.
v
Kemudahan Penggunaan : Kemudahan programmer
dalam membuat software arsitektur tersebut.
v
Daya Tempa : Kemudahan perancang dalam
mengimplementasikan komputer dalam jaringan yang luas.
v
Daya Kembang : Kemudahan perancang untuk
meningkatkan kemampuan arsitektur.
4. Keberhasilan Arsitektur Komputer
v
Manfaat Arsitektural :
Daya terap, daya kembang, daya tempa dan kompatibilitas.
v
Keterbukaan Arsitektur :
Arsitektur dikatakan terbuka jika perancang mempublikasikan spesifikasinya.
v
Keberadaan Model Pemrograman yang Kompatibel :
Komputer berparalel tinggi sulit digunakan sehingga menarik para analis untuk
menemukan cara baru penggunaannya.
v
Kualitas Implementasi Awal :
Komputer merupakan mesin yang baik karena memiliki software dan sifat
operasional yang baik.
v
Kinerja Sistem :
Sebagian ditentukan oleh kecepatan komputer.
Biaya Sistem :
Reliabilitas sangat diperlukan oleh komputer yang mengontrol penerbangan,
instalasi nuklir mapunkegiatan yg menyelamatkan kehidupan manusia dan kemudahan
perbaikan bagi komputer yang jumlah komponennya cukup besar.